Senin, 05 Juni 2017

Cara Menanam Buah Naga Yang Baik dan Benar

Cara Menanam Buah Naga baik di pot maupun media lain agar cepat berbuah tentu menjadi keinginan setiap orang yang baru memulai menanam tanaman buah yang kaya manfaat ini. buah naga yang memang terkenal memiliki banyak manfaat bagi kesehatan ini kini mulai banyak dibudidayakan. selain memang baik untuk dikonsumsi bagi tubuh, dari segi bisnis pun buah naga bisa sangat menguntungkan. nah, daripada membelinya, alangkah baiknya anda memulai untuk menanam buah naga sendiri di lahan rumah maupun pot, yah siapa tahu bisa menjadi bisnis juga untuk anda.

Anda bisa memanfaatkan lahan kosong dirumah anda untuk memulai budidaya buah naga, tetapi jika anda tidak memiliki lahan kosong sedikitpun, bisa juga menanamnya di pot. sebenarnya cara menanam buah naga di pot agar cepat berbuah sangatlah mudah. karena perawatannya pun tidaklah terlalu sulit. pada kesempatan kali ini, admin khusus akan memberikan cara budidaya buah naga dengan sukses. bingung dengan caranya ? silahkan simak ulasan tentang langkah-langkah cara menanam buah naga dibawah ini :


1. Pemilihan Bibit

Saat ini terdapat beberapa jenis buah naga yang paling populer untuk dibudidayakan, yaitu :
Hylocereus undatus kulitnya merah dengan daging buah putih
Hylocereus polyrhisus kulit merah dengan daging buah merah
Hylocereus costaricensis kulit merah dengan daging buah merah pekat agak keunguan
Hylocereus megelanthus kulitnya berwarna kuning dengan daging buah putih.

Untuk mulai menananam buah naga, tentu terlebih dahulu kita harus memilih bibit yang unggul, caranya pun ada 2 macam, yakni dengan cara generatif dan vegetatif. apa itu ? cara generatif adalah metode memperbanyak buah naga dengan cara memilih bibit langsung dengan cara mengeluarkan biji buah naga secara langsung dari buah terbaik. cara ini cukup sulit dilakukan oleh pemula, dan hanya sering dilakukan oleh mereka yang sudah berpengalaman.

Sedangkan untuk cara kedua, yakni cara vegetatif adalah cara tergampang yang sangat cocok untuk anda gunakan saat baru mau memulai budidaya buah naga sendiri. dengan cara ini, buah naga bisa cepat berbuah, bagaimana caranya ? simak langkah penyetekkan dibawah ini :

  • Penyetekkan dilakukan terhadap batang atau cabang tanaman yang pernah berbuah, setidaknya 3-4 kali. Hal ini berguna agar hasil setek bisa berproduksi lebih cepat dan produktivitasnya sudah ketahuan dari hasil buah terdahulu.
  • Pilih batang yang berdiameter setidaknya 8 cm, keras, tua, berwarna hijau kelabu dan sehat. Semakin besar diameter batang akan semakin baik, karena batang tersebut akan jadi batang utama tanaman.
  • Pemotongan dilakukan terhadap batang yang panjangnya sekitar 80-120 cm. Jangan dipotong semua, sisakan sekitar 20%, bagian yang 80% akan dijadikan calon bibit.
  • Potong-potong batang calon bibit dengan panjang sekitar 20-30 cm. Ujung bagian atas dipotong rata, sedangkan pangkal bawah yang akan ditancapkan ke tanah dipotong meruncing. Gunanya untuk merangsang pertumbuhan akar.
  • Potongan setek harus memiliki setidaknya 4 mata tunas. Panjang setek bisa lebih pendek namun konsekuensinya akan berpengaruh pada kecepatan berbuah.
  • Biarkan batang setek yang telah dipotong-potong tersebut hingga getahnya mengering. Apabila langsung ditanam getah yang masih basah bisa menyebabkan busuk batang. Untuk menghindari resiko serangan jamur batang setek bisa di celupkan pada larutan fungisida.
  • Siapkan bedengan atau polybag untuk menanam setek-setek tersebut. Untuk campuran tanah atau media tanamnya silahkan lihat cara membuat media persemaian.
  • Siram bedengan atau polybag yang telah diisi dengan media tanam. Kemudian tancapkan bagian yang runcing dari setek kedalam media tanam sedalam 5 cm.
  • Berikan naungan atau sungkup untuk melindungi setek tersebut. Lakukan penyiraman sebanyak 2-3 hari sekali.
  • Setelah 3 minggu, tunas pertama mulai tumbuh dan naungan atau sungkup harus dibuka agar bibit mendapatkan cahaya matahari penuh.
  • Pemeliharaan bibit biasanya berlangsung hingga 3 bulan. Pada umur ini tinggi bibit berkisar 50-80 cm.


2. Persiapan Budidaya Buah Naga

Setelah memilih dan mendaptkan bibit unggul, tentu anda harus sudah terlebih daglu menyiapkan segala keperluan untuk memulai budidaya buah naga. seperti :

A. Pembuatan tiang panjat

Untuk menopang tumbuhnya buah naga, anda harus menyiapkan tiang panjat permananen dari beton berbentuk pilar segi empat maupun silinder dengan diameter antara 10-15 cm. untuk tingginya sendiri biasanya berkisar pada 2-2,5 meter. dan tanam pilar tersebut sedalam 50 cm agar lebih kuat. lalu pada ujung tiang tambahkan penopang berupa batang kayu atau besi berbentuk " + " dan tambahkan juga besi berbentuk lingkaran maupun ban motor bekas sehingga bagian ujungnya berbentuk seperti stir mobil.

Pastikan anda membuat tiang tersebut secara berbaris, dengan jari 2,5 meter dalam satu baris dan 3 meter jarak antar baris. jarak tersebut juga menjadi jarak tanam. jangan lupa juga untuk membuat saluran drainase diantara jara baris tersebut sedalam 25 cm.


B. Pengolahan tanah

Setelah persiapan tiang panjat selesai, buatlah lubang tanam dengan ukuran 60×60 cm dengan kedalaman 25 cm dan posisikan tiang panjat tepat ditengah-tengah lubang tersbut. setelah itu, campurkan 10 kg pasir dengan tanah galian untuk menambah porositas tanah. tambahkan juga dengan pupuk kompos atau pipik kandang matang sebanyak 10-20 kg. lalu tambahkan juga kapur pertanian atau dolomit sebanyak 300gram lalu aduk campuran bahan-bahan tersebut hingga merata.

Setelah campuran merata, timbun kembali lubang tanam tadi dengan campuran tersebut lalu siram dengan air hingga basah namun pastikan jangan sampai tergenang. setelah 2 sampai 3 hari berikan pupuk TSP sebanyak 25 gram melingkari tiang panjat dengan jarak sekitar 10 cm dari tiang. biarkan selama 1 hari dan setelah itu lubang tanam sudah siap untuk ditanami bibit buah naga.


3. Penanaman bibit buah naga

Pindahkan bibit dari bedeng penyemain ataupun polybag, lalu gali tanah sedalam 10-15 cm atau sesuaikan dengan ukuran bibitnya. letakkan bibit pada lubang, timbun dan padatkan tanahnya. perlu diingat, satu tiang panjat paling tidak membutuhkan 4 bibit tanaman buah naga. cara menanambibitnya yaitu, mengitari tiang panjat dengan jarak antar tiang panjat dengan bibit tanaman sekitar 10 cm.

setelah ke-empat bibit buah naga tersebut tertanam, silahkan ikat batang bibit tersebut hingga menempel pada tiang panjat. namun pastikan ikatan tidak terlalu kencang, agar pertumbuhan tanaman tidak terganggu. lakukan penigkatan batang tanaman setiap kali tumbuh menjulur sepanjang 20-30 cm.


4. Pemupukan dan perawatan

A. Pemupukan

Pada masa awal pertumbuhan, pupuklah dengan pupuk yang banyak mengandung unsur nitrogen (N). lalu gunakan pupuk yang banyak mengandung fosfor (P) dan kalium (K) saat tanaman memasuki fase berbunga atau berbuah. jangan gunakan pupuk urea, karena bisa menyebabkan batang tanaman buah naga busuk.

Selain itu, setiap 3 bulan sekali lakukan pemupukan dengan pupuk kandang maupun kompos dengan takaran 5-10 kg per lubang tanam. tambahkan pula pupuk NPK dan ZK masing-masing 50 dan 20 gram per lubang tanam pada fase berbungan dan berbuah. untuk tahun berikutnya, berikan pupuk seusai dengan ukuran tanaman dengan memperbanyak takarannya seperti contoh sebelumnya.

B. Penyiraman

Penyiraman pada buah naga bisa anda lakukan dengan cara mengalirkan air ke parit drainase yang sebelumnya sudah anda buat. rendam parit drainase setidaknya selama 2 jam. lakukan penyiraman tersebut secara rutin. setelah tanaman berbunga dan berbuah anda bisa menghentikan penyiraman pada tanaman buah naga tersebut untuk membantu menekan pertumbuhan tunas baru sehingga pertumbuhan buah bisa maksimal.namun jika dirasa tanah kering dan tanaman terlihat layu, segera lakukan penyiraman lagi.

C. Pemangkasan

Dalam budidaya buah naga, terdapat tiga metode pemangkasan yang baik,yakni pemangkasan untuk membentuk batang pokok, pemangkasan membentuk cabang produksi dan pemangkasan peremajaan.

pemangkasan untuk membentuk batang pokok dilakukan pada bagian batang bibit tanaman buah naga. ciri tanaman yang baik adalah memiliki batang pokok yang panjang, besar dan kokoh. jadi sebaiknya anda memilih tunas yang tumbuh di bagian paling atas batang awal saja dan untuk tunas yang tumbuh dibawahnya sebaiknya dipotong saja.

sementara itu untuk pemangkasan membentuk cabang produksi lakukan pada tunas yang tumbuh pada batang pokok. dengan cara memilih 3 sampai 4 tunas untuk ditumbuhkan yang nantinya tunas inilah yang akan menjadi batang produksi dan biasanya akan tumbuh menjuntai kebawah. perlu anda perhatikan, tunas yang ditumbuhkan sebaiknya nerjarak sekitar 30 cm dari ujung atas.

kita lanjut ke metode pemangkasan peremajaan dimana metode ini biasanya dilakukan pada pada cabang buah naga yang kurang produktif dan sudah berbuah 3-4 kali. yang perlu anda perhatikan dalam pemangkasan adalah bentuk tanaman buah naga tersebut. karena biasanya tanaman buah naga tumbuh secara tidak teratur. jadi pastikan memilih tunas dengan teliti agar pencabangan tidak rimbun serta batang yang berada dibawah tajuk bisa terkena sinar matahari dengan maksimal.


5. Pemanenan

Selain buahnya yang banyak mengandung khasiat bagi kesehatan dan enak dimakan, tanaman buah naga juga memiliki umur panjang hingga 15-20 tahun. jika anda melakukan langkah-langkah diatas dengan benar dan teliti, maka buah pertama yang bisa dipanen pada bulan ke 10 hingga 12. jadi dalam satu tanaman biasanya bisa menghasilkan 1kg buah naga. jika dalam 1 tiang panjat terdapat 4 tanaman buah naga, maka jumlah tonggal 1600 dalam satu hektar akan dihasilkan sekitar 6-7 ton buah naga sekali musim panen. jika tanaman yang anda budidayakn sukses, anda bisa memanen sebanyak 50 ton buah naga per hektar per tahun.

Untuk ciri ciri buah naga yang siap panen sendiri biasanya kulit buah sudah mulai berwarna merah mengkilap. Jumbai buah berwarna kemerahan, serta warna hijaunya sudah mulai berkurang. ciri lainnya yaitu Mahkota buah mengecil dan pangkal buah menguncup atau berkeriput. Ukuran buah membulat dengan berat sekitar 400-600 gram.




Bagaimana ? apa anda tertarik membudidayakan buah naga ini ? sebelum memulainya tentu anda harus mempersiapkan dan dan mental anda, karena setiap usaha yang dicoba untuk pertama kalinya belum tentu langsung bisa sukses. namun begitu, saya yakin dengan kerja keras serta ketekunan dalam membudidayakan buah ini pasti akan berbuah manis. sekian dari admin pada kesempatan kali ini tentang cara menanam buah naga dan budidayanya ini, semoga bermanfaat untuk anda semua. selamat mencoba dan semoga sukses.


Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Cara Menanam Buah Naga Yang Baik dan Benar